Minahasa Utara

Wabup Kevin William Lotulung Kunjungi Desa Lansot, Bentuk Komitmen Perangi Stunting

MINUT, NyiurPOST.COM – Perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara dengan memerangi masalah stunting dibuktikan oleh Wakil Bupati (Wabup) Kevin William Lotulung, S.H., M.H., sebagai satu komitmen penting.

Wabup Kevin Lotulung turun langsung ke lapangan untuk menunjukkan perhatian dan kesungguhan pemerintah kabupaten demi kesehatan balita. Selasa, (26/8/2028).

Kegiatan ini menjadi respon terhadap masalah serius yang menimpa kesehatan anak-anak di Minahasa Utara. Wabup Kevin Lotulung didampingi istrinya, Kristi Lotulung Arina, melakukan kunjungan ke Desa Lansot, Kecamatan Kema. Kegiatan ini lebih dari sekadar seremonial; pasangan tersebut memberikan edukasi kepada penduduk lokal serta mendistribusikan makanan tambahan bergizi dan susu untuk memenuhi kebutuhan nutrisi balita.

Inisiatif yang dilakukan adalah bagian dari upaya nyata memastikan bahwa setiap anak di Minut menerima asupan yang cukup, sebagai langkah awal dalam pencegahan stunting. Di hadapan wartawan, Kevin Lotulung menegaskan pentingnya keterlibatan langsung pemerintah dalam penanganan masalah ini. “Saya turun langsung untuk memantau perkembangan penanganan stunting. Ini sudah dimulai, dan kita tinggal menunggu hasil intervensi pada balita,” ucap Wabup Kevin Lotulung.

Wabup Kevin Lotulung juga menekankan semangat kolektif untuk menurunkan angka stunting di daerah tersebut.

“Kita harus tetap bersemangat, upaya menurunkan stunting di Minahasa Utara harus terus berlanjut, pokoknya Stunting harus turun,” kata Wabup Kevin Lotulung.

Kegiatan ini bukan hanya membuktikan bahwa permasalahan stunting di Minahasa Utara merupakan fokus utama, tetapi juga menunjukkan perlunya kolaborasi semua pihak untuk menyelesaikannya. Diharapkan, partisipasi aktif dari pimpinan daerah seperti Kevin Lotulung dapat menginspirasi jajaran pemerintahan lainnya serta masyarakat untuk bekerja sama mewujudkan Minahasa Utara yang sehat dan bebas dari stunting.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Camat Kema, Kepala Puskesmas Kema, Hukumtua Desa Lansot, serta orang tua dan balita setempat, yang menunjukkan bahwa upaya ini melibatkan banyak elemen demi masa depan anak-anak di wilayah Kema.

(IS/***)

Related Articles

Back to top button