Minahasa Utara

Kristi Karla Arina Nahkodai PMI Minahasa Utara Periode 2026-2031

MINUT, NyiurPOST.COM – Dr. Kristi Karla Arina, S.E., M.M., kembali terpilih sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Minahasa Utara periode mendatang. Ia mendapat dukungan penuh dari 10 kecamatan dalam Musyawarah 5 Tahunan PMI Minut dalam sidang yang dipimpin dr. Harol Sepang di Talise park Kolongan Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa utara, jumat (22/5/2026).

Hadir mewakili Bupati Minahasa Utara, Kepala Dinas Kesehatan Alan Mingkid, Wakil ketua PMI Sulut John J Sada, S.H., M.H., Sekertaris Provinisi Glen Lumingkewas, S.H., M.H., Pengurus Provinsi dr Lily Lengkong, M.Kes, Camat Kalawat Agustinus Dondokambey, S.STP, Para Kepala Puskesmas, jajaran pengurus PMI 10 Kecamatan di wilayah Minahasa utara.

Alan Mungkin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas peran PMI Minut. Ia mengucapkan terima kasih dan rasa bangga atas kerja keras, pengabdian, serta kontribusi nyata PMI yang selalu berada di garda terdepan dalam penanganan bencana alam maupun musibah kemanusiaan.

“Kami mengapresiasi pencapaian PMI Minut dalam menjaga ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan,” ucap Alan Mingkid.

Ia menegaskan PMI merupakan mitra strategis pemerintah dalam menjalankan tugas-tugas sosial kemanusiaan. Alan menekankan pentingnya kolaborasi erat antara PMI dan Pemerintah Daerah untuk memberikan pelayanan cepat dan tanggap kepada masyarakat.

Ketua PMI Sulawesi Utara Kolonel CKM (Purn) dr. Fredrik P. Demmassabu mengapresiasi kerja keras pengurus PMI Minut. Ia menyebut kelengkapan markas dan aktivitas PMI Minut menjadi contoh yang patut dibanggakan.

“Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat-Nya sehingga kita bisa berkumpul dalam musyawarah 5 tahunan ini. Saya beri apresiasi besar kepada Ketua PMI Minut yang telah bekerja keras. Markasnya lengkap, ada anggota, ada kegiatan,” ujar Fredrik.

Ia menyampaikan arahan Gubernur Sulut agar seluruh bupati, wali kota, dan ketua PMI se-Sulut dipanggil dalam pelantikan Juni mendatang. Menurutnya, PMI sangat dibutuhkan karena perannya diatur dalam UU dan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

“Gubernur sangat mengapresiasi tiga program utama PMI: penanggulangan bencana, pelatihan, dan donor darah. Saat ini permintaan darah tinggi. Gubernur sering diminta bantu, tapi kami pastikan aman. Nanti kita duduk bersama, panggil semua ketua PMI, susun sistem agar markas terstruktur dan pelayanan berjalan optimal,” ujarnya.

Ketua terpilih Dr. Kristi Karla Arina, S.E., M.M., menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia berkomitmen melanjutkan program terbaik dan memperkuat pelayanan kemanusiaan.

“Kami bersyukur dan bangga. Ke depan kami akan terus berkoordinasi dengan PMI Provinsi, melanjutkan program-program unggulan, dan meningkatkan pelayanan bersama masyarakat. Target kebutuhan program sudah 90%, kami akan pacu hingga 100%,” kata Kristi.

Ia menegaskan capaian PMI Minut tidak lepas dari kerja sama pengurus, dukungan TNI, dan Pemkab Minut. PMI Minut akan fokus pada pelayanan cepat, tepat, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Kegiatan donor darah baik melalui Mobil Unit maupun di UDD menunjukkan peningkatan signifikan pada periode 2021 hingga 2026. Total donasi darah yang terkumpul mencapai 18.476 kantong, atau naik rata-rata 281 persen dibanding periode 2016 sampai 2020 yang berjumlah 4.161 kantong. Rinciannya, tahun 2021 terkumpul 1.587 kantong, tahun 2022 sebanyak 2.227 kantong, tahun 2023 sebanyak 3.457 kantong, tahun 2024 sebanyak 5.605 kantong, dan tahun 2025 sebanyak 5.600 kantong. Peningkatan ini menunjukkan semakin tingginya partisipasi donor sukarela dan efektivitas kegiatan rekrutmen donor.

(IS)

Related Articles

Back to top button