169 Pemain Muda Ikuti Seleksi EPA 2026 Zona Sulut, Bupati Joune Ganda Jadi Koordinator

MANADO, NyiurPOST.COM – Sebanyak 169 pesepak bola muda se-Sulawesi Utara mengikuti Seleksi Elite Pro Academy EPA 2026 yang digelar di Stadion Klabat Manado, Sabtu (4/7/2026). Seleksi berlangsung selama 2 hari hingga Minggu 5 Juli 2026.
Pelaksanaan seleksi EPA zona Sulut tahun ini dikoordinir langsung oleh Bupati Minahasa Utara Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si. Penugasan tersebut merupakan kepercayaan dari Akademi Sepakbola Garudayaksa Indonesia, akademi bentukan Presiden Prabowo Subianto.
Proses teknis seleksi dipimpin Pelatih Pusat Mukhlis Nur, didampingi pelatih legendaris Sulut Rudy Manumpil dan pelatih asal Minahasa Utara Marzelino Polii.
Dari total 169 peserta, 69 orang di antaranya merupakan putra terbaik asal Kabupaten Minahasa Utara.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan usia dini, seluruh biaya pendaftaran termasuk jersey sebesar Rp. 300.000 untuk peserta asal Minut ditanggung oleh Joune Ganda selaku Ketua Askab PSSI Sulut Demisioner. Joune Ganda juga memberikan subsidi bagi peserta dari luar Minahasa Utara.
“Ini adalah upaya strategis mencari bibit pesepak bola muda berbakat untuk dilatih menjadi pemain profesional tingkat nasional. Nantinya yang lolos di Manado akan mengikuti seleksi lagi untuk pelatihan intens di Akademi Garudayaksa Indonesia di Bogor,” kata Joune Ganda.
Ia menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah pusat dan juga program Gubernur Sulut Yulius Selvanus untuk mengembalikan kejayaan sepak bola di Bumi Nyiur Melambai. Salah satu bentuk dukungan Gubernur adalah penyediaan Stadion Klabat sebagai lokasi seleksi.
Peserta yang lolos seleksi EPA berpeluang besar menembus kompetisi Liga 1. Salah satu contohnya adalah Marselino Imanuel Pasha Siauta, pemain PSM Makassar U-20 asal Sulut yang pernah dibina dan didukung Joune Ganda saat memimpin Asprov PSSI Sulut, kini dipanggil seleksi Timnas U-20 Indonesia.
“Mari torang doakan, semoga seluruh peserta yang ikut seleksi EPA di Manado ini lulus, sehingga ke depan Sulut memiliki pesepak bola profesional dan berkelas,” pungkas Bupati Joune Ganda optimis.
(IS/***)



