Minahasa Utara

Pemdes Lembean dan Puskesmas Kauditan Gaungkan “Desa Siaga TBC” Cegah Penularan

LEMBEAN, NyiurPOST.COM – Pemerintah Desa Lembean bersama Puskesmas Kauditan menggelar “Gerakan Bersama Penguatan Desa Siaga TBC”, Kamis (9/7/2026) di Balai Desa Lembean, Kecamatan Kauditan. Kegiatan ini merupakan langkah nyata penanggulangan penyakit Tuberkulosis di Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Minut, Robby Parengkuan, S.H., yang mewakili Bupati Minut Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., mengatakan pemerintah pusat telah menargetkan Indonesia bebas TBC.

“Upaya penanggulangan TBC sudah dilakukan pemerintah sejak 2020 dan ditargetkan Indonesia bebas TBC pada 2030. Ini tanggung jawab bersama dengan menempatkan warga sebagai pelaku utama pengendalian dan pencegahan,” ujar Robby Robby Parengkuan.

Ia berharap masyarakat Lembean dapat bergotong royong mendorong penanganan TBC. “Sinergitas dari berbagai pihak adalah langkah strategis yang berkelanjutan,” tambahnya.

Kepala Dinas Kesehatan Minut, Drs. Alan Mingkid, menjelaskan TBC merupakan penyakit menular yang menjadi salah satu program prioritas Presiden di bidang kesehatan.

Ia menyebut di Minut sudah tersedia fasilitas kesehatan dengan alat deteksi TBC, yakni Puskesmas Kauditan, Puskesmas Kema, Puskesmas Tatelu, dan RSUD. MWM (Maria Walanda Maramis)

“Masyarakat yang mengalami gejala seperti batuk berkepanjangan agar segera memanfaatkan fasilitas yang ada untuk pemeriksaan dini,” imbau Kadis Kesehatan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kauditan Filma Anthoni, S.H., Kepala Puskesmas Kauditan dr. Theresia Tiwow, perangkat desa, kader kesehatan, dan warga Desa Lembean.

Melalui program “Desa Siaga TBC”, Pemkab Minut menargetkan peningkatan deteksi dini, pengobatan tuntas, serta pencegahan penularan TBC hingga ke tingkat desa.

(IS/***)

Related Articles

Back to top button