Inovasi Minut Terus Melejit, PROWM dan BRIDA Perkuat Sinergi Dukung Program JG-KWL

MINUT, NyiurPOST.COM – Penguatan inovasi daerah menjadi salah satu fokus Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut mengemuka dalam forum diskusi Profesional Wartawan Minahasa Utara (PROWM) bersama Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Minahasa Utara, Selasa (29/9/2026).
Diskusi bertajuk “BACERITA Inovasi Daerah dalam Mendorong Program Kegiatan JG-KWL” menghadirkan Kepala BRIDA Minahasa Utara, dr. Stella Safitry, M.Kes., sebagai narasumber.
Stella menjelaskan, inovasi yang dikembangkan oleh setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak hanya menjadi bagian dari upaya meningkatkan pelayanan publik, tetapi juga menjadi salah satu indikator dalam melihat kinerja perangkat daerah.
Menurutnya, capaian inovasi Minahasa Utara menunjukkan tren peningkatan. Pada 2024, skor inovasi daerah berada di angka 48,45, kemudian meningkat menjadi 65,68 dan kembali mengalami peningkatan hingga mencapai 82.
Peningkatan tersebut, kata Stella, didukung oleh berbagai inovasi yang memberikan dampak langsung terhadap masyarakat, di antaranya SIGESIT dan SIGAP.
“Inovasi-inovasi yang ada mempercepat layanan ke masyarakat,” ujarnya.
BRIDA, lanjut Stella, memiliki peran dalam mengoordinasikan sekaligus memfasilitasi pengembangan inovasi yang lahir dari masing-masing perangkat daerah agar tetap sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Minahasa Utara.
Untuk memperluas partisipasi ASN dalam menciptakan inovasi, BRIDA juga menyiapkan lomba inovasi dalam rangkaian peringatan HUT Kabupaten Minahasa Utara.
“Akan ada lomba inovasi para ASN dalam rangka HUT Minahasa Utara. Semakin banyak inovasi yang dimasukkan itu semakin baik,” ungkapnya.
Selain penguatan inovasi internal pemerintah daerah, BRIDA juga mendorong pengembangan riset melalui kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Stela menyebutkan, kolaborasi tersebut membuka peluang bagi peneliti untuk ikut mengembangkan berbagai potensi sumber daya yang dimiliki Minahasa Utara di sejumlah sektor.
“Bupati juga ada kerja sama dengan BRIN dan itu mencakup berbagai bidang. Ketika para peneliti ada di Minut, mereka akan mengembangkan sumber daya yang ada di sini,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua PROWM Juent Mongkareng mengapresiasi ruang komunikasi yang terus dibuka Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara bersama insan pers.
Ia menilai, keterbukaan tersebut penting untuk memastikan berbagai program, inovasi, dan perkembangan pembangunan daerah dapat diketahui masyarakat secara luas melalui pemberitaan.
“Atas nama PROWM, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Bupati bersama jajaran yang terus membuka ruang sinergitas sehingga kami wartawan dapat menyajikan setiap inovasi dan kemajuan Minahasa Utara,” kata Juent.
Kegiatan yang dimoderatori Ketua PWI Minahasa Utara, Deiby Malongkade, tersebut kemudian dilanjutkan dengan rapat kerja PROWM sekaligus pemilihan pengurus baru periode 2026-2028.
Forum ini turut dihadiri jajaran ASN BRIDA Minahasa Utara.
Sinergi antara BRIDA, pemerintah daerah, ASN, dan insan pers diharapkan dapat terus diperkuat sehingga inovasi yang dihasilkan tidak berhenti pada pemenuhan indikator kinerja, tetapi mampu memberikan manfaat nyata, meningkatkan kualitas pelayanan, dan menjawab kebutuhan masyarakat Minahasa Utara.
(IS)



