Berita Terkini

42 Karyawan Siladen Resort Di PHK, LBH Pion Layangkan Somasi

Manado,NyiurPOST.com-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pion dibawa pimpinan Kuasa Hukum Welly Sompie SH, bersama tim pengacara Novri Lelet SH dan Marsel Rengkung SH, bertolak ke pulau Siladen Kec. Bunaken Manado, dengan tujuan membawa surat somasi kepada Siladen Resort terkait PHK sepihak kepada sebagian karyawannya, Jumat (18/12).

Perjalanan yang ditempuh selama 25 menit menggunakan perahu boat dari tiwoho kec.bunaken manado, melewati terjangan ombak badai laut pada saat itu, tidak menurunkan semangat Tim LBH Pion, hingga bisa tiba dengan selamat di pulau Siladen.

Pembina LBH Pion Welly Sompie SH bersama tim (ket.foto)

Saat bertemu dengan para karyawan, mereka menyampaikan sangat keberatan dengan apa yang dilakukan pihak Siladen Resort yang telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terkesan sepihak, adapun para karyawan yang berjumlah 42 orang di minta untuk menandatangani surat pengunduran diri dari perusahaan Siladen Resort pada 7 Oktober 2020, sempat diancam, apabila tidak bertanda tangan makan akan diberhentikan dengan tidak menerima uang, tapi apabila menanda tangani surat tersebut maka karyawan tersebut akan menerima pesangon.

“Kami dikumpulkan pada tanggal 7 oktober. Pada saat itu perusahaan meminta kami menandatangani surat pengunduran diri. Kami diancam, jika kami tidak tanda tangan, mereka tidak akan kasih uang tapi jika kami tanda tangan maka akan diberikan uang pesangon, “ucap salah satu karyawan dibenarkan oleh karyawan lainnya.

Akhirnya Para karyawan tersebut memilih untuk menandatangani surat pengunduran diri agar dengan tujuan agar boleh mendapatkan uang pesangon.

Namun sayangnya, mereka sangat kecewa. Karena uang pesangon yang dibayarkan oleh Resort yang perna mendapatkan penghargaan terbaik kedua didunia ini hanya menghargai masa kerja 4 tahun hanya dibayar 1 bulan gaji sedang disitu ada yang sudah 17 tahun kerja.

“Kami minta perusahaan membayarkan pesangon sesuai dengan aturan, “ucap para karyawan ini yang 90 persen merupakan warga lokal.

Kuasa Hukum Welly Sompie SH mengatakan, mereka lakukan Somasi dahulu untuk upayakan terjadi mediasi antara perusahan dan karyawan.

“Jika perusahan tidak mau mediasi maka kami akan lanjutkan mengambil langkah hukum selanjutnya, ” ucap pembina LBH Pion ini.

Perjalanan Tim LBH Pion ditengah laut yang berombak (ket.foto)

Setelah membawa surat somasi yang. Sudah diterima salah satu karyawan Siladen Resort yang ditemui, Tim LBH Pion kembali ke manado dengan melewati lautan yang berombak lagi.

(IS)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button