Polres Minut Gelar Nonton Bareng Film Inspiratif Perjuangan Polisi, Kapolres Minut Auliya Djabar : Tugas dan Keluarga Keduanya Penting

MANADO, NyiurPOST.COM – Keluarga Besar Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Utara (Minut) menggelar Nonton bareng (Nobar) bersama keluarga dan Jurnalis, yang bertempat di XXI Mega Mall, jumat (16/5/2025).
Film ini berjudul “Sayap-Sayap Patah” dimana kisah ini menceritakan polisi yang dilema menjalankan tugasnya sebagai taruna bhayangkara yang harus berkorban demi menyelamatkan negara dari serangan terorisme dan diperhadapkan dengan tugas sebagai seorang ayah yang harus menjaga keluarga tercintanya.
Demi menjalankan tugas yang sangat berat, Pandu (Polisi yang menjadi tokoh utama dalam film ini) harus kehilangan anaknya akibat berhasil lumpuhkan seorang teroris dan menerima balas dendam dari anak teroris yang sakit hati karena ayahnya dibunuh.
Kapolres Minahasa Utara AKBP Aulia Djabar menyampaikan, hari ini bersama-sama dengan seluruh anggota Polres dan teman-teman kita juga dari media yang ada di Minahasa Utara kita nonton bareng tentunya ini untuk selain Mempererat hubungan silaturahmi juga memperhatikan antara anggota dengan seluruh wartawan yang ada di Minahasa Utara.
Kapolres Aulia Djabar mengatakan, pesan moral yang diambil dalam film tersebut bahwasanya dalam kehidupan ini banyak yang perlu kita perhatikan. Mau dari sisi keluarga maupun dari pekerjaan. Selain itu, memberikan pesan moral bahwasanya kita harus selalu siap dalam keadaan apapun untuk melaksanakan tugas sebagai abdi negara dan juga keluarga tetap kita perhatikan.
“Intinya polisi punya dua tanggung jawab yang berbeda, dia harus memprioritaskan pekerjaan tapi dia juga harus memperhatikan keluarga. Disinilah nilai keseimbangan yang harus diambil. Walau tugas prioritas, keluarga juga adalah Prioritas, ” ucap Kapolres Aulia saat di wawancarai para awak media.
Dalam Nobar ini membawa kebersamaan dalam menjalankan tugas kepolisian Republik Indonesia, seperti dikatakan Wakapolres Minut Kompol Arie Prakoso bahwa apapun tugas kita di lapangan, tetap harus ingat keluarga yang sedang menunggu dirumah.
(IS)



