Sulut

Gelar Media Gathering Tahapan Kampanye Pemilu 2024, KPU Sulut Minta Dukungan Media Sukseskan Pemilu

SULUT,NyiurPOST.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Media Gathering dalam upaya untuk mengoptimalkan dalam mensosialisasikan pemilu kepada masyarakat melalui pemberitaan.

Pelaksanaan Tahapan kampanye Pemilu 2024 kepada para awak media di rumah kopi Billy kawasan Megamas kota Manado, Rabu (6/12/2023).

Ketua KPU Sulut Kenly Poluan saat membuka kegiatan menyampaikan, Kebijakan peraturan Kampanye tidak berbeda jauh dari Tahapan Pemilu tahun 2019 silam.

Pada kesempatan ini Kenly Poluan meminta para media untuk selalu berkoordinasi terkait pemberitaan.

“Secara teknis jalur koordinasi pelaksanaan Pemilu ada pada KPU. Kalau ada yang perlu di konfirmasi,silahkan dikonfirmasi dahulu supaya bisa jelas,” ucap Kenly Poluan.

Kenly Poluan mengapresiasi kepada para media yang terus berkontribusi membantu KPU dalam pemberitaan. sekaligus berterima kasih atas kritikan dan koreksi, KPU akan terus lakukan perubahan.

“Kalau ada koreksi, silahkan, kami terbuka. Apalagi terkait pelaksanaan penyelenggaraan Pemilu yang sifatnya teknis ataupun non teknis karena itu penting bagi kami, ” tutur Poluan.

Sementara, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, Meidy Tinangon menambahkan saat ini Tahapan Kampanye dari tanggal 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024 Pertemuan Terbatas, Pertemuan Tatap Muka, Penyebaran Bahan Kampanye, Penyebaran APK kepada publik. Sedangkan untuk iklan media masa dan media elektronik nanti di mulai pada tanggal 21 Januari 2024.

“Kami mengimbau, media massa yang terlanjur memasang iklan caleg agar segera dicabut. Kami mendapat laporan ada media memasang iklan dari caleg. Kami menyarankan dipending dahulu karena akan berdampak hukum,” sebut Meidy Tinangon.

Di kesempatan tersebut, Meidy Tinangon juga mengucapkan terima kasih kepada teman-teman media atas supportnya sehingga JDIH KPU Sulut mendapatkan penghargaan peringkat kedua terbaik untuk kategori wilayah sedang.

“Semua itu karena banyak yang akses terutama dari teman-teman wartawan karena dari situ juga bisa mendapatkan bahan pemberitaan, termasuk didalamnya ada informasi lokasi pemasangan alat peraga kampanye,” pungkas Meidy Tinangon.

(IS)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button