Minahasa Utara

Implementasi Tekhnologi Informasi Dan Ekonomi Digital, Badan Keuangan Minut Belakukan Sistem Pembayaran Via Online

MINUT,NyiurPOST.COM – Dalam rangka meningkatkan pelayanan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara di bawah kepemimpinan Bupati Joune J.E. Ganda SE dan Wakil Bupati Kevin W. Lotulung SH MH melalui Badan Keuangan Kabupaten Minahasa Utara yang dikepalai Petrus Macarau mengimplementasikan teknologi informasi dan ekonomi digital.

Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, S.E sebagai Ketua Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), berharap agar proses pelayanan kepada masyarakat lebih kearah digitalisasi.

Keputusan Presiden Nomor 3 tahun 2021 tentang Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (Satgas P2DD) dibuat untuk mempercepat implementasi digitalisasi transaksi keuangan Daerah.

Kepala Badan Keuangan Kabupaten Minahasa Utara, Petrus Macarau mengatakan, “Percepatan digitalisasi akan tingkatkan pelayanan dan PAD. Pendapatan dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Biaya Peralihan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Badan Keuangan mulai memberlakukan sistem pembayaran via online.

Implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), pengelolaan keuangan Daerah diyakini akan lebih efisien, transparan, dan akuntabel,” ujar Kepala Badan Keuangan Kabupaten Minahasa Utara, Petrus Macarau pada Kamis (14/10/2021).

Lanjut dikatakannya, “Selain mempermudah penginputan data wajib pajak serta mengetahui tunggakan PBB, pemberlakuan secara online juga dapat memantau proses transaksi jual beli,” tukas Petrus Macarau yang di kenal selalu akrab dengan semua orang.

Dengan kebijakan strategis untuk mendorong digitalisasi secara masif di Kabupaten Minahasa Utara dapat meningkatkan efektivitas implementasi UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pelaksanaannya.

Penerapan transaksi non-tunai diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), digitalisasi pelayanan dan transaksi Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa Utara diharapkan dapat memberikan kemudahan dan percepatan pelayanan masyarakat yang di masa pandemi Covid-19 cenderung mengalami perubahan dalam pola interaksi dan pola transaksi.

Pemberlakuan transaksi secara online, selain untuk menghindari terjadinya kerumunan di masa Pandemi saat ini, memberikan dampak pada pendapatan dari sektor pajak dan BPHTB.

“Untuk mendorong percepatan digitalisasi Daerah Kabupaten Minahasa Utara, kedepannya akan ada inovasi digitalisasi dari Badan Keuangan dalam meningkatkan potensi pendapatan”, tutur Kaban Keuangan Petrus Macarau yang saat itu didampingi Kepala Bidang Pendataan dan Pendaftaran Meiske A Pantouw.

(IS)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button