Daerah

Kapolres Minsel Gelar Mediasi, Hentikan Konflik Desa Tenga dan Pakuweru

Kapolres Minsel Gelar Mediasi, Hentikan Konflik Desa Tenga dan Pakuweru

 

MINSEL-Pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama Desa Tenga dan Desa Pakuweru, Kec. Tenga, Kab. Minahasa Selatan (Minsel), resmi menandatangani kesepakatan perdamaian untuk menghentikan konflik tarpok, Senin petang (29/01/2024).

Pertemuan dilaksanakan di Kantor Camat Tenga, diawali dengan diskusi terbuka yang dimediasi langsung oleh Kapolres Minsel AKBP Feri R. Sitorus, SIK, MH; yakni mendengarkan informasi, masukan, saran dari masing-masing pemerintah desa, tokoh masyarakat dan tokoh agama di kedua desa.

“Dalam diskusi ini diketahui bahwa permasalahan kelompok anak muda kedua desa diawali dengan aksi provokasi ranmor knalpot bising, mabuk, bahkan terindikasi aksi sajam juga senapan angin. Pihak kepolisian segera melakukan upaya penegakan hukum, diharapkan semua kita mendukung demi menjaga stabilitas kamtibmas,” ujar Kapolres.

Usai diskusi dilanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan perdamaian yang disaksikan oleh Sekretaris Kesbangpol Pemkab Minsel, Camat, yang mewakili Danramil Tenga serta tokoh masyarakat dan tokoh agama kedua desa.

Kesepakatan perdamaian memuat  5 (lima) poin yaitu para pihak berperan aktif menjaga keamanan, ketertiban, kerukunan dan tidak melakukan tindakan provokasi; para pihak memberikan akses penuh pada aparat penegak hukum melakukan penyelidikan dan penyidikan masalah kamtibmas; para pihak wajib melakukan tindakan pencegahan terhadap semua potensi yang dapat menimbulkan permusuhan dan kerusuhan; melarang masyarakat menyebarkan berita hoax yang dapat memprovokasi situasi keamanan, apabila ditemukan akan diproses sesuai peraturan perundang-undangan; serta mensosialisasikan kesepakatan perdamaian ini di wilayah masing-masing.

Kapolres Minsel AKBP Feri R. Sitorus, SIK, MH; mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas kamtibmas, tidak mudah termakan isu provokasi serta menghindari perbuatan melawan hukum.

“Semuanya berperan aktif, hukum tua, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kita bergandengan tangan bersama menjaga keamanan dan kenyamanan agar seluruh masyarakat dapat beraktivitas dengan baik, lancar, tenang dan kondusif. Setiap perkembangan situasi kamtibmas, segara informasikan kepada pihak kepolisian, saya sudah share nomor Wa. Setiap tindakan terkait penegakan hukum yang dilakukan oleh pihak kepolisian, mari kita hormati,” imbau Kapolres.

(James)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button