Hukum & Kriminal

Tim Tabur Kejati Sulut Dan Kejagung RI Berhasil Amankan Bos Mayora Bitung, Calvin Limpek : Saya Sangat Apresiasi Kerjasama Tim Ini

SULUT,NyiurPOST.COM – Tim Tangkap Buronan (Tabur) dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut) yang bekerja sama dengan Tim Kejaksaan Agung (Kejagung) berkolaborasi dan berhasil mengamankan Target DPO Andre Irawan (Bos Mayora Bitung) yang menjadi Terpidana pada kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Diketahui, terpidana diamankan di Jalan MT Haryono, RT 01/RW 06, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur pada Senin (22/5/2023).

Terpidana Andre Irawan dijatuhi pidana penjara selama 4 (Empat) bulan dikurangi selama Terpidana berada dalam tahanan sementara sebagaimana Putusan Kasasi Mahkamah Agung RI Nomor 5262 K/Pid.Sus/2022 tanggal 25 Oktober 2022.

Terpidana Andre Irawan diamankan di Jakarta oleh karena yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan Kejaksaaan Negeri Bitung saat akan dilakukan eksekusi atas putusan Mahkamah Agung RI tersebut padahal surat panggilan terhadap Andre telah dikirim secara patut oleh Kejaksaan, Atas dasar itu maka Terpidana Andre Irawan dimasukan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan.

Saat ini terpidana dititipkan sementara di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dan pada pada hari Selasa tanggal 23 Mei 2023 Terpidana Andre Irawan dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang oleh tim jaksa eksekutor dari Kejaksaan Tinggi Sulut dan Kejaksaan Negeri Bitung untuk menjalani hukuman.

Dalam hal ini Ketua LSM Barisan Anti Korupsi dan Nepotisme (BAKIN) Sulut Calvin Limpek mengapresiasikan kolaborasi yang dilakukan Tim Tabur Kejati Sulut dan Tim Kejagung RI.

“Saya sangat apresiasi keseriusan Tim Kejaksaan dalam menangkap terpidana Andre Irawan, ini bukan hal yang mudah,” ungkap Calvin.

Ditambahnya, dalam proses kasus ini. banyak dari pihak kepolisian yang menjadi “Korban”.

“Dalam penanganan kasus ini ada beberapa polisi yang menjadi korban=red, Kapolres, Kapolsek sampe dpindakan,” tandas lelaki yang suka memancing ikan ini.

Menurutnya, ini menjadi pembelajaran dalam pengungkapan kasus ini dan jangan menganggap remeh.

“Tidak ada Kasus yang tidak akan terbongkar, cepat atau lembat namanya kejahatan pasti terbongkar,” pungkas Calvin pada awak media.

Saat diamankan, terpidana Andre Irawan bersikap Kooperatif sehingga proses pengamanannya berjalan dengan lancar.

Melalui program Tabur Kejaksaan, kami menghimbau kepada seluruh Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang aman bagi para buronan.

(IS)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button