Berita Terkini

Bentuk Kepedulian Kepada Masyarakat, Pemkab Minut Tetap Jalin Kerjasama Dengan BPJS Kesehatan

MINUT,NyiurPOST.COM – Keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara ( Minut) menangani kesehatan masyarakat yang ada sungguh terbukti, dimana Kantor Cabang Utama Badan penyelenggara jaminan sosial (BPJS) Kesehatan Manado menggelar rapat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Minut guna membahas kelancaran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk wilayah Minahasa Utara.

Kegiatan rekonsiliasi iuran JKN Kabupaten Minahasa Utara Triwulan III tahun 2024 dan Pembahasan Anggaran iuran JKN dalam APBD Tahun 2025 bertempat di Room Batunona 2-3, Hotel The Sentra Minahasa Utara. Kamis (24/10/2024).

Maksud dari rekonsiliasi iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Minahasa Utara pada Triwulan III tahun 2024 adalah untuk memastikan kesesuaian dan keakuratan data iuran yang telah tercatat, hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi kesalahan dalam pemrosesan iuran, sehingga semua peserta JKN di Kabupaten Minahasa Utara dapat memperoleh manfaat jaminan kesehatan dengan baik.

Kepala BPJS kesehatan kantor Kabupaten Minahasa Utara ibu prily mundung dalam sambutannya mengatakan, seperti yang kita ketahui bersama kegiatan rekonsiliasi iuran wajib merupakan kegiatan rutin kegiatan wajib yang kita laksanakan secara periodik baik bulanan maupun di 3 bulan dengan tujuan untuk mencocokkan data data dalam hal ini data pembayaran iuran karena ini sudah triwulan 3.

“Jadi kita akan mencocokkan data dari bulan Januari sampai dengan bulan September sepanjang tahun 2024 dan pada kesempatan ini juga kami akan menyampaikan kebutuhan anggaran untuk tahun 2025, semoga kegiatan ini memberikan persepsi yang sama antara BPJS kesehatan kantor cabang utama Manado secara umum dan BPJS kesehatan Kabupaten minahasa utara khususnya dengan pemerintah daerah Kabupaten Minahasa Utara,” sebut Prily.

Rapat ini membahas dua hal penting, yaitu

1. Rekonsiliasi Data Iuran JKN Triwulan III Tahun 2024: Rapat ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian data iuran JKN yang telah dibayarkan oleh Pemerintah Minut dengan data yang tercatat di BPJS Kesehatan.

2. Pembahasan Anggaran Iuran JKN Tahun 2025: Rapat ini membahas usulan anggaran iuran JKN yang akan dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025.

“Pembahasan anggaran ini penting untuk memastikan ketersediaan dana yang cukup untuk menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Minahasa Utara,” Kepala Dinas Kesehatan Minut dr. Stella Safitri M.Kes.

Rapat ini merupakan langkah penting dalam memastikan keberlangsungan program JKN di Minut. Koordinasi yang baik antara BPJS Kesehatan dan Pemerintah Minut diharapkan dapat membuat program JKN berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi seluruh masyarakat.

“Rapat ini juga merupakan salah satu upaya BPJS Kesehatan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan program JKN,” imbuh dr. Stela Safitri.

Dalam kesempatan yang sama kepala Badan keuangan dan aset daerah Kabupaten Minahasa Utara Carla Sigarlaki mewakili Pjs Bupati Reza Dotulung mengatakan, atas nama pemerintah kabupaten Minahasa Utara mengucapkan, terima kasih kepada BPJS kesehatan atas komitmen dan dukungannya serta terus bekerja sama dengan pemda dalam program penyediaan layanan kesehatan di wilayah Minahasa Utara.

“Tentunya Pemda tetap berkomitmen untuk menjaga keberlangsungan program kegiatan ini dengan mengalokasikan dan memastikan terdapat kesediaan anggaran pada APBD. Harapannya melalui kegiatan pada saat ini terdapat kesamaan persepsi terkait dengan alokasi, mekanisme pembayaran syarat pembayaran dan hal-hal yang diperlukan untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan ini sehingga di forum ini juga bisa kita boleh menyelesaikan permasalahan-permasalahan atau kendala untuk diselesaikan secara bersama-sama,” ucap Carla Sigarlaki.

BPJS Kesehatan berharap dengan adanya rapat ini, Pemerintah Kabupaten Minut dapat mengalokasikan anggaran yang cukup untuk program JKN di tahun 2025.

Hadir dalam acara rekonsiliasi Kaban BKAD Carla A.Sigarlaki, Kadis Kesehatan Minut dr. Stella Safitri, Setwan Jossy Kawengian, Kadis PMD Fredrik F. Tulengkey, juga Direktur RSUD dr.Alain Beyah.

(IS/***)

Related Articles

Back to top button