Sulut

Akibat Kurang Pengawasan, Aliansi Sopir Dump Truk Sulut Keluhkan Pengisian BBM Bersubsidi Jenis Solar

SULUT, NyiurPOST.COM – Masalah penimbunan dan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di Sulawesi Utara (Sulut) makin marak sehingga meresahkan para Pengemudi Dump truk.

Hal ini mendapat respon yang negatif dari Aliansi Dump truk Sulawesi Utara, melalui Aktivis William Luntungan saat ditemui para awak media, Selasa (16/9/2025).

William Luntungan menyebutkan bahwa cara ini sangat merugikan pengemudi lainnya, hingga menyebabkan antrean yang sangat panjang dan harus menunggu hingga berjam-jam.

“Saya mengecam perbuatan ilegal ini, sangat merugikan masyarakat lainnya, pasti ada oknum petugas SPBU setempat yang bekerjasama dalam penimbunan BBM Solar saat ini,” ucap William Luntungan kepada para awak media.

Dia juga menambahkan bahwa pengawasan dari pihak Pertamina sangat lemah terhadap SPBU yang ada.

“Saya bisa simpulkan, pengawasan dari pihak Pertamina sangat lemah, sehingga disalah pergunakan, apalagi saat ini BBM bersubsidi sudah menggunakan Barcode yang di keluarkan dari pihak Pertamina,” ucap William Luntungan.

Perlu diketahui, saat ini dalam pengisian BBM bersubsidi, harus menggunakan Barcode dengan cara menggunakan Tab dan di scan, namun justru dari pihak SPBU dalam hal ini petugasnya di gunakan keliru.

Salah satu pengurus Aliansi Dump truk menyampaikan kekecewaannya kepada para petugas pengisian BBM bersubsidi.

“Kami sangat menyesali penggunaan Barcode untuk BBM bersubsidi jenis solar ini, seperti disalah satu SPBU yang ada seputaran Manado menyampaikan bahwa alat yang digunakan untuk scan rusak dan hanya bisa menggunakan foto, jadi walaupun barcode tersebut kepunyaan mobil lain, tetap akan terisi, maka bisa habis kuotanya dan itu sangat merugikan pengemudi mobil tersebut dalam mingisi BBM,” sebut salah satu pengemudi yang tergabung dalam Aliansi tersebut.

Pada kesempatan ini William Luntungan menyampaikan kemungkinan besar akan ada demo damai dari para sopir dump truk yang berada dari Manado, Minahasa, Minsel, Minut, Mitra, Tomohon dan Bitung akan berkumpul untuk menyampaikan Keluhan mereka Kepada Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus.

“Mungkin dengan cara ini mereka dapat menyampaikan aspirasi tersebut, akan ada ratusan Dump truk yang akan mengikuti aksi ini, dan kiranya praktek ilegal ini dapat dicarikan solusi bersama,” pungkas William Luntungan dengan memberikan pencerahan bagi para pengemudi Dump Truk yang pada saat itu terkumpul.

(IS)

Related Articles

Back to top button