Nasional

Sekjen APKASI Joune Ganda Buka Workshop E-Katalog Versi 6, Dorong Pengadaan Digital yang Efisien dan Transparan

TANGERANG, NyiurPOST.COM – Transformasi digital pengadaan barang dan jasa pemerintah daerah terus diperkuat melalui sinergi APKASI dan LKPP. Hal itu diwujudkan dalam Workshop Pengenalan dan Simulasi E-Katalog Versi 6 yang digelar dalam rangkaian APKASI Otonomi Expo (AOE) 2026 di ICE BSD, Kamis (27/8/2026).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) APKASI yang juga Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si.,  secara resmi membuka kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Joune Ganda menegaskan pengadaan barang dan jasa memiliki peran krusial dalam menggerakkan ekonomi daerah. “Lewat belanja APBD, baik fisik maupun nonfisik, pemerintah daerah membuka peluang pasar baru, memperkuat UMKM, menciptakan lapangan kerja, serta memacu penggunaan produk dalam negeri,” ujarnya.

Joune Ganda menekankan penerapan E-Katalog Versi 6 harus diukur dari kemudahan penggunaan, kecepatan proses, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas. “Pertanyaan utamanya, apakah sistem baru ini benar-benar mempermudah Pemkab dan pelaku usaha? Ini fokus kita bersama,” tegasnya.

Workshop menghadirkan Direktur Pasar Digital Pengadaan LKPP, Yuke Eka Putri, yang memaparkan fitur teknis dan memandu simulasi E-Katalog Versi 6 kepada peserta dari pemerintah kabupaten dan pelaku usaha.

Melalui forum ini, APKASI dan LKPP mendorong matching process antara kebutuhan belanja daerah dan kesiapan pelaku usaha. Diharapkan produk lokal di sektor pertanian, perikanan, pariwisata hingga ekonomi kreatif dapat terserap dalam sistem pengadaan nasional.

“Kolaborasi berkelanjutan antara LKPP, Pemda, dan penyedia barang/jasa penting agar ekosistem pengadaan digital relevan dengan karakteristik daerah,” pungkas Joune Ganda.

(IS/***)

Related Articles

Back to top button